KEASAMAN DAN KEBASAAN SENYAWA ORGANIK

serllina.blogspot.com.
KEASAMAN DAN KEBASAAN SENYAWA ORGANIK

REAKSI ASAM-BASA
            Dalam kimia organik tedapat suatu reaksi asam-basa. Pada mekanisme reaksi tersebut adalah suatu cara yang baik untuk menunjukkan adanya hubungan antara struktur molekul dan kereaktifannya. Dalam reaksi asam-basa juga  menggambarkan adanya pelarut yang berperan penting di suatu reaksi kimia. Konsep Brownstead-lowry dan Lewis merupakan yang umum digunakan. Berdasarkan konsep Brownstead Lowry terjadi serah terima proton, dimana asam sebagai suatu zat yang memberikan proton dan basa sebagai penerima proton. Sebagaimana contoh reaksi pada asam dan basa yang dilarutkan dalam air berikut ini:

Molekul ataupun ion yang terbentuk dari basa yang menerima proton disebut sebagai asam konjugasi. Sedangkan  molekul yang terbentuk dari asam yang kehilangan proton disebut basa konjugasi.
KEKUATAN ASAM DAN BASA :Ka dan pKa
            Pada umumnya asam organik seperti asam karboksilat merupakan asam lemah apabila dibandingkan dengan asam anorganik seperti asam klorida dan asam sulfat. Asam organik akan terdisosiasi secara tidak sempurna. Contohnya asam asetat 0,1 M dalam air 25°C akan mengalami disosiasi menjadi ion-ionnya sekitar 10%. Kecilnya disosiasi dapat terlihat dari tanda kesetimbangan reaksi berupa anak panah kea rah hasil reaksi yang terlihat lebih pendek dibandingkan anak panah yang mengarah ke asam asetat.

   
Pada asam kuat memiliki arah kesetimbangan ke kanan dan konstanta keasaman yang lebih besar sedangkan asam lemah memiliki arah kesetimbangan ke kiri dengan konstanta kesetimbangan yang kecil. Rentang harga Ka untuk berbagai macam asam sangat besar, berkisar 1015 untuk asam kuat sampai degan 10-60 untuk asam lemah. Harga pKa berbanding terbalik dengan Ka yang mana semakin kuat suatu asam (Ka makin besar) maka semakin kecil pKa.
EFEK INDUKTIF
Efek induktif juga mempunyai peran penting dalam menentukan keasaman dan kebasaan molekul. Gugus yang memiliki efek +I menempel pada molekul dapat meningkatkan kerapatan elektron secara keseluruhan molekul sehingga dapat menyumbangkan electron dan membuatnya menjadi basa. Demikian pula, gugus yang memiliki efek -I yang melekat pada molekul mengurangi kerapatan elektron secara keseluruhan pada molekul sehingga kekurangan elektron yang menghasilkan keasamannya karena jumlah gugus -I yang terikat pada molekul meningkat, keasamannya meningkat disebabkan oleh jumlah gugus +I pada molekul meningkat sehingga tingkat kebasaannya meningkat pula.
RESONANSI
Salah satu yang mnyebabkan asam karboksilat bersifat asam merupakan resonansi stabil daripada ion karboksilat. Kedua struktur dari ion karboksilat adalah ekivalen yang mana muatan negatif digunakan sama oleh kedua atom oksigen. Delokalisasi dari muatan negatif ini menjelaskan mengapa asam karboksilat lebih asam daripada fenol. Walaupun ion fenoksida merupakan resonansi stabil kontribusi utama struktur resonansi mempunyai muatan negatif berada pada satu atom.
KEBASAAN SENYAWA ORGANIK
Kebasaan suatu senyawa tergantung pada kesedian pasangan elektronnya untuk disumbangkan. Heteroatom tetangga yang mempunyai pasangan elektron bebas seperti oksigen, nitrogen, atau halogen cenderung melemahkan kebasaan. Sebagai contoh, hidrazin (NH2NH2) mempunyai pKɑ yang lebih kecil sebanyak dua satuan daripada pKɑ amoniak. Efek induksi yang mempengaruhi kebasaan suatu senyawa. Kekuatan basa dapat ditinjau dari kemampuan molekul/senyawa untuk mendonorkan pasangan elektron bebasnya. Kebasaan amoniak dan metil amonia dapat berbeda karena adanya efek induksi dari gugus –CH3. Dilihat dari kekuatan basanya, metil amina lebih kuat (pKb-nya lebih kecil). Hal tersebut dikarenakan  pada metil amina terdapat gugus –CH3. Gugus –CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron sehingga pasangan elektron bebas pada atom N lebih mudah didonorkan. Akibatnya kebasaan metil amina lebih kuat dibandingkan amonia.


Sumber:
Firdaus. 2013. MODUL PEMBELAJARAN MATAKULIAH KIMIA ORGANIK FISIK II. Makassar : Universitas Hasanuddin Press.
Siswoyo, R. 2009. KIMIA ORGANIK. Jakarta: Erlangga.


PERTANYAAN
1.Bagaimana kekuatan asam yang terdapat pada tiga senyawa berikut berdasarkan faktor efek induksinya?


2. Jelaskan secara singkat faktor yang mempengaruhi kebasaan suatu senyawa organik?





Komentar

  1. Terima kasih Serlian
    1. Yang lebih asam adalah asam 2-kloroetanoat karena gugus -Cl yang paling elektronegatif di antara senyawa2 tersebut dan menarik elektron kearahnya lebih kuat sehingga menginduksi gugus karboksilat disebelahnya
    2. Efek induksi, resonansi.

    BalasHapus
  2. Terima kasih Serlian
    1. Yang lebih asam adalah asam 2-kloroetanoat karena gugus -Cl yang paling elektronegatif di antara senyawa2 tersebut dan menarik elektron kearahnya lebih kuat sehingga menginduksi gugus karboksilat disebelahnya
    2. Efek induksi, resonansi.

    BalasHapus
  3. Hai Serlina, terimakasih penjelasannya. Jawaban untuk pertanyaan nomor 2 :
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    Semoga membantu ya

    BalasHapus
  4. Holla serli
    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  5. Terima kasih kak serlina informasinya

    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus

  6. 1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  7. Haii serli, menurut saya :

    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  8. Terimakasih, informaainya sangat membantu.

    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  9. Terima kasih atas materinya
    Menurut saya:
    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  10. Terimakasih atas materi yg sangat menarik
    Saya akan menjawab pertanyaan yg ada
    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
    Semoga bermanfaat

    BalasHapus
  11. Menurt saya jwbnnya :
    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  12. Menurt saya jwbnnya :
    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  13. Bantu jawab :

    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus

  14. 1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  15. Terimakasih kak atas materi dan ilmunya semoga bermanfaat
    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  16. Terimakasih kak atas materi dan ilmunya semoga bermanfaat
    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  17. 2.Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  18. Makasih sher

    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.

    BalasHapus
  19. Terimakasih ka serlina,saya akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  20. Terima kasih

    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  21. Hai serlina
    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  22. Terima kasih kak serlina informasinya

    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  23. Jawaban

    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  24. terimakasih kak materinya
    jawabannya
    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  25. Terima kasih materinya kak,, menurut saya jawabannya adalah
    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  26. Hai Serlina, terimakasih penjelasannya. Jawaban untuk pertanyaan nomor 2 :
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  27. Terima kasih atas materinya kak
    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  28. Terima kasih atas penjelasannya, saya akan menjawab; menurut saya Jawabannya adalah
    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus

  29. 1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  30. 1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.

    BalasHapus
  31. 1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus

  32. 1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  33. 1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  34. Terimakasih, informaainya sangat membantu.

    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  35. Hai serlina
    Kakak coba jawab yaaa

    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat. Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.

    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  36. 1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus


  37. 1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus

  38. 1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus


  39. 1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  40. Terimakasih atas materi yg sangat menarik
    Saya akan menjawab pertanyaan yg ada
    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
    Semoga bermanfaat

    BalasHapus
  41. 1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  42. Baiklah, saya mencoba menjawab nomor 1, Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.

    BalasHapus
  43. 1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  44. 1. Yang lebih asam adalah asam 2-kloroetanoat karena gugus -Cl yang paling elektronegatif di antara senyawa2 tersebut dan menarik elektron kearahnya lebih kuat sehingga menginduksi gugus karboksilat disebelahnya
    2. Efek induksi, resonansi.

    BalasHapus

  45. 1. Yang lebih asam adalah asam 2-kloroetanoat karena gugus -Cl yang paling elektronegatif di antara senyawa2 tersebut dan menarik elektron kearahnya lebih kuat sehingga menginduksi gugus karboksilat disebelahnya
    2. Efek induksi, resonansi.

    BalasHapus
  46. 1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus

  47. 1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  48. Terima kasih kak atas pemaparan materinya, saya akan mencoba menjawab pertanyaannya:

    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus
  49. Jawaban

    1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
    2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.

    BalasHapus

Posting Komentar