serllina.blogspot.com.
KEASAMAN DAN KEBASAAN SENYAWA
ORGANIK
REAKSI
ASAM-BASA
Dalam
kimia organik tedapat suatu reaksi asam-basa. Pada mekanisme reaksi tersebut
adalah suatu cara yang baik untuk menunjukkan adanya hubungan antara struktur
molekul dan kereaktifannya. Dalam reaksi asam-basa juga menggambarkan adanya pelarut yang berperan
penting di suatu reaksi kimia. Konsep Brownstead-lowry dan Lewis merupakan yang
umum digunakan. Berdasarkan konsep Brownstead Lowry terjadi serah terima proton,
dimana asam sebagai suatu zat yang memberikan proton dan basa sebagai penerima
proton. Sebagaimana contoh reaksi pada asam dan basa yang dilarutkan dalam air berikut
ini:
Molekul
ataupun ion yang terbentuk dari basa yang menerima proton disebut sebagai asam
konjugasi. Sedangkan molekul yang
terbentuk dari asam yang kehilangan proton disebut basa konjugasi.
KEKUATAN
ASAM DAN BASA :Ka dan pKa
Pada
umumnya asam organik seperti asam karboksilat merupakan asam lemah apabila
dibandingkan dengan asam anorganik seperti asam klorida dan asam sulfat. Asam organik
akan terdisosiasi secara tidak sempurna. Contohnya asam asetat 0,1 M dalam air
25°C akan
mengalami disosiasi menjadi ion-ionnya sekitar 10%. Kecilnya disosiasi dapat
terlihat dari tanda kesetimbangan reaksi berupa anak panah kea rah hasil reaksi
yang terlihat lebih pendek dibandingkan anak panah yang mengarah ke asam
asetat.
Pada
asam kuat memiliki arah kesetimbangan ke kanan dan konstanta keasaman yang lebih
besar sedangkan asam lemah memiliki arah kesetimbangan ke kiri dengan konstanta
kesetimbangan yang kecil. Rentang harga Ka untuk berbagai macam asam sangat
besar, berkisar 1015 untuk asam kuat sampai degan 10-60 untuk
asam lemah. Harga pKa berbanding terbalik dengan Ka yang mana semakin kuat
suatu asam (Ka makin besar) maka semakin kecil pKa.
EFEK
INDUKTIF
Efek induktif juga
mempunyai peran penting dalam menentukan keasaman dan kebasaan molekul. Gugus
yang memiliki efek +I menempel pada molekul dapat meningkatkan kerapatan elektron
secara keseluruhan molekul sehingga dapat menyumbangkan electron dan membuatnya
menjadi basa. Demikian pula, gugus yang memiliki
efek -I yang melekat pada molekul mengurangi kerapatan elektron secara
keseluruhan pada molekul sehingga kekurangan elektron yang menghasilkan keasamannya karena jumlah gugus -I yang terikat pada molekul meningkat, keasamannya
meningkat disebabkan oleh jumlah gugus +I pada molekul meningkat sehingga
tingkat kebasaannya meningkat pula.
RESONANSI
Salah satu yang
mnyebabkan asam karboksilat bersifat asam merupakan resonansi stabil daripada
ion karboksilat. Kedua struktur dari ion karboksilat adalah ekivalen yang mana
muatan negatif digunakan sama oleh kedua atom oksigen. Delokalisasi dari muatan
negatif ini menjelaskan mengapa asam karboksilat lebih asam daripada fenol.
Walaupun ion fenoksida merupakan resonansi stabil kontribusi utama struktur
resonansi mempunyai muatan negatif berada pada satu atom.
KEBASAAN
SENYAWA ORGANIK
Kebasaan suatu senyawa tergantung pada kesedian
pasangan elektronnya untuk disumbangkan. Heteroatom tetangga yang mempunyai
pasangan elektron bebas seperti oksigen, nitrogen, atau halogen cenderung
melemahkan kebasaan. Sebagai contoh, hidrazin (NH2NH2)
mempunyai pKɑ yang lebih kecil
sebanyak dua satuan daripada pKɑ amoniak. Efek
induksi yang mempengaruhi kebasaan suatu senyawa. Kekuatan basa dapat ditinjau
dari kemampuan molekul/senyawa untuk mendonorkan pasangan elektron bebasnya. Kebasaan
amoniak dan metil amonia dapat berbeda karena adanya efek induksi dari gugus
–CH3. Dilihat dari kekuatan basanya, metil amina lebih kuat (pKb-nya lebih
kecil). Hal tersebut dikarenakan pada metil amina terdapat gugus –CH3.
Gugus –CH3 mempunyai efek induksi mendorong elektron sehingga
pasangan elektron bebas pada atom N lebih mudah didonorkan. Akibatnya kebasaan
metil amina lebih kuat dibandingkan amonia.
Sumber:
Firdaus. 2013. MODUL PEMBELAJARAN
MATAKULIAH KIMIA ORGANIK FISIK II. Makassar : Universitas Hasanuddin Press.
PERTANYAAN
1.Bagaimana kekuatan
asam yang terdapat pada tiga senyawa berikut berdasarkan faktor efek
induksinya?
2. Jelaskan secara singkat faktor yang
mempengaruhi kebasaan suatu senyawa organik?



Terima kasih Serlian
BalasHapus1. Yang lebih asam adalah asam 2-kloroetanoat karena gugus -Cl yang paling elektronegatif di antara senyawa2 tersebut dan menarik elektron kearahnya lebih kuat sehingga menginduksi gugus karboksilat disebelahnya
2. Efek induksi, resonansi.
Terima kasih Serlian
BalasHapus1. Yang lebih asam adalah asam 2-kloroetanoat karena gugus -Cl yang paling elektronegatif di antara senyawa2 tersebut dan menarik elektron kearahnya lebih kuat sehingga menginduksi gugus karboksilat disebelahnya
2. Efek induksi, resonansi.
Hai Serlina, terimakasih penjelasannya. Jawaban untuk pertanyaan nomor 2 :
BalasHapus2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Semoga membantu ya
Holla serli
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Terima kasih kak serlina informasinya
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Haii serli, menurut saya :
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Terimakasih, informaainya sangat membantu.
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Terima kasih atas materinya
BalasHapusMenurut saya:
1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Terimakasih atas materi yg sangat menarik
BalasHapusSaya akan menjawab pertanyaan yg ada
1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Semoga bermanfaat
Menurt saya jwbnnya :
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Menurt saya jwbnnya :
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Bantu jawab :
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Terimakasih kak atas materi dan ilmunya semoga bermanfaat
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Terimakasih kak atas materi dan ilmunya semoga bermanfaat
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
2.Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
BalasHapusMakasih sher
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
Terimakasih ka serlina,saya akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
BalasHapusTerima kasih
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Hai serlina
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Terima kasih kak serlina informasinya
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Jawaban
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
terimakasih kak materinya
BalasHapusjawabannya
1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Terima kasih materinya kak,, menurut saya jawabannya adalah
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Hai Serlina, terimakasih penjelasannya. Jawaban untuk pertanyaan nomor 2 :
BalasHapus2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Terima kasih atas materinya kak
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Terima kasih atas penjelasannya, saya akan menjawab; menurut saya Jawabannya adalah
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
BalasHapus2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
BalasHapus2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Terimakasih, informaainya sangat membantu.
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Hai serlina
BalasHapusKakak coba jawab yaaa
1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat. Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
BalasHapus2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Terimakasih atas materi yg sangat menarik
BalasHapusSaya akan menjawab pertanyaan yg ada
1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Semoga bermanfaat
1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
BalasHapus2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Baiklah, saya mencoba menjawab nomor 1, Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
BalasHapus2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
1. Yang lebih asam adalah asam 2-kloroetanoat karena gugus -Cl yang paling elektronegatif di antara senyawa2 tersebut dan menarik elektron kearahnya lebih kuat sehingga menginduksi gugus karboksilat disebelahnya
BalasHapus2. Efek induksi, resonansi.
BalasHapus1. Yang lebih asam adalah asam 2-kloroetanoat karena gugus -Cl yang paling elektronegatif di antara senyawa2 tersebut dan menarik elektron kearahnya lebih kuat sehingga menginduksi gugus karboksilat disebelahnya
2. Efek induksi, resonansi.
1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
BalasHapus2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Terima kasih kak atas pemaparan materinya, saya akan mencoba menjawab pertanyaannya:
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.
Jawaban
BalasHapus1.Berdasarkan struktur ketiga asam tersebut dapat diasumsikan selain kekuatan asam karena pengaruh gugus metil. Sehingga asam etanoat lebih lemah dari metanoat .Perbedaan kekuatan asam juga disebabkan oleh adanya substituen -Cl dan -OH pada asam (2) dan asam (3). Pada substituen -Cl dan -OH memiliki kemampuan menarik elektron ikatan melalui ikatan sigma sehingga atom O menjadi relatif positif akibatnya atom H mudah dilepas dan asamnya lebih kuat. Dimana gugus OH dan Cl memiliki efek induksi menarik elektron.
2. Kebasaan senyawa organik dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya kesediaan pasangan elektron untuk disumbangkan yaitu kemampuan sengawa mendonorkan elektron dan harga Kb yang mana makin besar harga Kb kekuatan basa makin tinggi serta adanya efek induksi serta pengaruh resonansinya.